Wajib Tau! Yuk, Simak Perbedaan Busi Iridium & Busi Biasa

icon 16 December 2024
icon Admin

Apakah Anda pernah merasa bahwa performa mesin mobil atau motor Anda tidak seoptimal yang diharapkan? Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja mesin tanpa harus membongkar mesin adalah dengan mengganti busi.

Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara busi iridium dan busi standar, serta bagaimana memilih yang tepat untuk kendaraan Anda. Mari kita simak!

Apa Itu Busi?

Busi adalah komponen penting dalam sistem pengapian kendaraan. Fungsinya adalah untuk memicu pembakaran campuran udara dan bahan bakar di dalam ruang bakar mesin. Dengan kata lain, busi berperan sebagai pemicu utama dalam proses pembakaran yang menghasilkan tenaga untuk menggerakkan kendaraan Anda. Terdapat berbagai jenis busi yang tersedia di pasaran, namun dua yang paling umum adalah busi iridium dan busi standar.

1. Busi Standar

Busi standar, atau sering disebut busi biasa, adalah jenis busi yang biasanya digunakan sebagai busi pabrikan. Bahan utama pembuatannya adalah logam tembaga, yang terkenal sebagai konduktor listrik yang baik. Namun, tembaga juga memiliki kelemahan, yaitu mudah mengalami korosi dan memiliki titik leleh yang relatif rendah, sekitar 1085 derajat Celsius.

Kelebihan Busi Standar:

  • Umur yang Cukup Lama: Meskipun tidak memiliki keunggulan khusus, busi standar dapat bertahan cukup lama jika digunakan dalam kondisi yang tepat.

  • Kinerja Stabil: Busi ini lebih maksimal digunakan pada putaran mesin yang stabil, menengah, dan rendah, sehingga dapat menghasilkan stasioner mesin yang lebih stabil.

Perbedaan Jenis Busi di Pasaran

2. Busi Iridium

Busi iridium adalah pilihan yang lebih canggih dan sering digunakan pada kendaraan performa tinggi atau kendaraan balap. Busi ini dikenal karena kemampuannya untuk beroperasi pada RPM tinggi dan memiliki akselerasi yang lebih agresif dibandingkan busi standar. Ujung elektroda busi iridium berbentuk meruncing, yang dirancang untuk menghasilkan percikan api yang lebih merata.

Kelebihan Busi Iridium:

  • Tahan Panas dan Korosi: Terbuat dari material iridium, busi ini tahan terhadap suhu tinggi dan tidak mudah berkarat. Titik leleh iridium mencapai 2000 derajat Celsius, jauh lebih tinggi daripada tembaga.

  • Durabilitas yang Lebih Baik: Busi iridium memiliki umur pakai yang lebih panjang, dengan interval penggantian sekitar 50.000 km untuk motor dan 10.000 km untuk mobil.

  • Efisiensi Energi: Meskipun dapat menghasilkan tenaga yang tinggi, busi ini tidak memerlukan tegangan listrik yang besar untuk memicu percikan api.

Kapan Harus Mengganti Busi?

Jika Anda merasa bahwa performa kendaraan Anda menurun, atau jika mesin terasa bergetar lebih dari biasanya, mungkin sudah saatnya untuk memeriksa kondisi busi Anda. Jika Anda menggunakan busi standar dan merasa kurang puas, mengganti dengan busi iridium bisa menjadi pilihan yang tepat, terutama jika Anda sering berkendara dalam kondisi ekstrem.