Lalai dalam Hal Ini Bisa Membuat Cat Mobil Cepat Kusam
Cat mobil yang mengalami perubahan warna menjadi kusam bisa disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari. Namun terkadang kebiasaan tersebut tidak disadari oleh pemilik mobil.
Maka dari itu agar Anda tidak lalai, berikut informasi mengenai kebiasaan yang bisa menyebabkan cat mobil cepat kusam.
Kelalaian Perawatan yang Menyebabkan Cat Mobil Kusam
Kondisi cat mobil yang kusam tentunya akan memengaruhi tampilan dan estetika. Apalagi jika usia mobilnya masih tergolong muda. Untuk itu, pastikan Anda tidak melakukan berbagai kelalaian berikut:
-
Sering Parkir di Bawah Sinar Matahari
Saat Anda memarkir mobil dengan paparan sinar matahari langsung maka bisa menyebabkan lapisan cat oksidasi. Akibatnya warna cat pun memudar dan permukaannya menjadi kasar.
Tidak hanya itu, panas dari matahari juga akan menyebabkan cat mobil Anda mengeras lalu retak. Semakin lama Anda memarkir mobil di bawah panas, maka semakin cepat kerusakan terjadi.
-
Kelalaian dalam Mencuci Mobil
Mencuci mobil bukan aktivitas sederhana. Alasannya karena jika salah teknik justru merusak cat mobil. Beberapa kesalahan teknik tersebut antara lain:
-
Mencuci mobil ketika badannya masih panas. Kondisi tersebut akan menyebabkan sabun dan air cepat kering sehingga meninggalkan bercak noda serta air.
-
Penggunaan sabun yang tidak sesuai dengan sifat terlalu keras bisa memengaruhi lapisan pelindung cat kendaraan.
-
Menggunakan kain lap atau spons yang kotor. Alasannya berisiko menggores permukaan cat karena adanya partikel kecil seperti debu dan pasir halus.
-
Menggosok debu tanpa membilasnya terlebih dahulu. Apabila Anda langsung menggosoknya maka pasir dan debu bisa tergesek di permukaan bodi.
-
Membiarkan mobil mengering di bawah udara terbuka dengan sendirinya. Jika Anda lakukan bisa menyebabkan water spot.
-
Sering Terpapar Air Hujan
Selain paparan panas, air hujan juga bisa menyebabkan cat mobil kusam. Pada area perkotaan, polusi udara bisa menyebabkan kondisi air hujan menjadi lebih asam.
Nah kondisi tersebut akan memengaruhi cat mobil Anda. Bahkan air hujan bisa mempercepat korosi pada komponen yang terbuat dari logam.
Seperti mesin dan sasis. Maka dari itu setelah mobil Anda kehujanan, sebaiknya segera dibilas dengan air bersih.
-
Salah dalam Menggunakan Cover Mobil
Cover mobil bisa digunakan untuk melindungi mobil dari debu dan terik matahari. Namun jika penggunaannya salah juga rentan merusak cat mobil.
Misalnya Anda menggunakan cover saat hujan. Tindakan tersebut kurang tepat karena cover mobil bersifat tembus air, sehingga menyebabkan air dan kelembapan terjebak di permukaan bodi mobil. Cat pun kusam dan berjamur.
-
Kesalahan dalam Memasang Stiker
Mungkin beberapa dari Anda ingin menambahkan aksesoris pada badan mobil. Misalnya dengan stiker.
Namun pemasangan stiker dengan bahan perekat yang kuat bisa menyebabkan cat mobil Anda tertarik dan tergores ketika dilepas. Kondisi tersebut bisa menyebabkan cat mobil menjadi kusam bahkan retak.
Cara Menjaga Tampilan Cat Mobil
Untuk mencegah terjadinya perubahan warna dan kusam pada cat mobil, Anda bisa melakukan berbagai cara berikut:
-
Mencuci mobil secara teratur dengan teknik yang tepat dan sabun serta kain yang lembut
-
Mengaplikasikan wax sebagai pelindung tambahan pada cat mobil
-
Tidak terlalu lama membiarkan kotoran yang menempel pada badan mobil
-
Hindari parkir di bawah sinar matahari. Jika terpaksa Anda bisa menggunakan cover mobil.
-
Jika ada goresan pada bodi mobil jangan abaikan
-
Jangan menggosok permukaan bodi mobil dengan keras
-
Segera bersihkan mobil setelah terpapar air hujan
Kelalaian dalam menjaga kualitas cat mobil bisa berangkat dari ketidaktahuan pemilik kendaraan. Dengan informasi ini, maka Anda sudah memahaminya.
Semoga dapat membantu. Jika sudah ada goresan dan mobil Anda terlihat kusam, segera bawa ke bengkel profesional. Kunjungi http://suzukiarmada.co.id/ untuk mendapatkan informasi perawatan mobil lainnya.