Komponen Pendingin Mesin yang Jarang Dibahas tapi Krusial di Perjalanan Jauh

icon 13 February 2026
icon Admin

Komponen pendingin mobil ada cukup banyak. Terkadang pemilik mobil justru tidak menyadari ada komponen pendingin mobil yang exist pada kendaraan mereka. 

Apa saja komponen pendingin mobil yang jarang dibahas tetapi krusial tersebut? Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan informasinya. Silakan disimak. 

Komponen Pendingin Mobil yang Diremehkan 

Dengan meremehkan komponen pendingin mobil berikut berarti pemilik mobil telah mengabaikan perawatannya. Maka dari itu, untuk mencegah hal tersebut terjadi mari mengetahui bersama berbagai komponen pendingin mobil yang dimaksud:

  1. Radiator Cap (Tutup Radiator) 

Komponen pendingin mobil yang pertama adalah radiator cap. Fungsinya untuk menjaga kestabilan tekanan dari sistem pendingin. 

Tujuannya agar suhu mesin tetap bisa terkendali. Apabila radiator cap bermasalah, maka bisa menyebabkan berbagai masalah. 

Beberapa masalah yang dapat dialami karena kerusakan radiator cap, antara lain:

  • Mesin mobil mengalami overheat,

  • Cairan pendingin mengalami kebocoran,

  • Selang radiator mengalami kerusakan,

  • Gasket kepala silinder mengalami kerusakan karena overheat,

Apabila Anda melakukan perjalanan yang jauh, artinya mesin akan bekerja lebih lama dan tekanannya tinggi. Saat radiator cap lemah maka coolant akan mendidih lebih cepat. Akhirnya, suhu mendadak naik secara drastis. 

  1. Selang Radiator 

Fungsi dari komponen pendingin mobil satu ini adalah mengalirkan air pendingin dari radiator kepada mesin atau selang bagian bawah. Bisa juga sebaliknya, dari mesin ke radiator atau selang bagian atas. 

Selang radiator banyak dibuat dari material karet fleksibel dan bisa menahan suhu tinggi. Dengan demikian, selang radiator bisa mengalirkan air bersuhu panas atau mendidih. 

  1. Reservoir Tank

Komponen pendingin mobil selanjutnya ada reservoir tank. Tabung tersebut terbuat dari plastik tebal. Letaknya berada di dekat radiator cap. Fungsi dari reservoir tank sendiri adalah untuk menampung air pendingin dari komponen radiator. 

Selain itu, komponen tersebut juga berfungsi sebagai tabung penampung uap air saat mesin mobil sedang di suhu panas. Uap yang berada di dalam tabung, kemudian diembunkan. Dengan demikian, uap bisa berubah menjadi cair. 

  1. Thermostat 

Tugas dari thermostat adalah mengatur aliran air pendingin sesuai dengan suhu. Saat suhu air pendingin berada di 80 derajat celcius, maka katup thermostat akan terbuka.

Kondisi tersebut memungkinkan air panas mengalir ke area radiator untuk kemudian didinginkan. Kemudian, saat suhu turun, katup menutup, tujuannya menjaga air agar tetap di dalam mesin agar suhu optimalnya tetap bertahan. 

Thermostat juga memastikan mesin bisa segera mencapai suhu kerja yang ideal dan juga mencegah mesin mengalami pendinginan yang berlebihan, karena kondisi tersebut bisa memengaruhi efisiensi dari bahan bakar. 

  1. Water Pump atau Pompa Air 

Komponen pendingin mobil ini bertugas sebagai penghubung lower tank tempat air di simpan ke area mesin. Selain itu, water pump juga berperan untuk mendinginkan mesin. Sistem water pump bekerja dengan cara menyesuaikan ketika mesin bekerja. 

Di dalam water pump terdapat pulley yang terhubung dengan V belt. Air kemudian dialirkan agar mesin dapat didinginkan. 

  1. Cooling Fan atau Kipas Pendingin 

Radiator akan didinginkan oleh cooling fan dengan cara mengalirkan udara dari bagian luar lewat sirip radiator. 

Ada dua jenis cooling fan, yaitu manual dan elektrik. Untuk yang manual digerakkan poros engkol. Sementara itu, elektrik digerakkan motor listrik. 

Komponen pendingin mobil bekerja bersama agar kinerjanya optimal. Perhatikan setiap komponennya secara detail agar Anda dapat memahami komponen kendaraan Anda dengan lebih dalam. 

Silakan kunjungi website Suzuki untuk mendapatkan informasi mengenai komponen kendaraan lainnya.