Hindari Kebiasaan Sepele Ini, Atau Ban Mobil Anda Bisa Aus Lebih Cepat!

icon 19 October 2026
icon Admin

Menginjak gas dalam dari lampu merah dan mengerem keras di ujung antrean mengikis telapak ban lebih cepat. Gesekan terjadi lebih besar saat akselerasi dan pengereman. Pandang jauh ke depan dan buat perubahan kecepatan yang halus. Kebiasaan ini sekaligus menghemat bensin.

Kamis: Beban Berlebihan

Bagasi penuh dan penumpang melebihi kapasitas membuat ban menahan bobot di atas rancangan. Telapak ban lebih cepat menipis dan panas ban meningkat. Cek kapasitas muatan di buku manual dan sesuaikan tekanan angin bila perlu.

Jumat: Setir Menarik, Tetapi Dibiarkan

Setir yang menarik ke satu sisi dianggap hal biasa dan dikoreksi tangan saja. Ini tanda sudut roda mungkin bergeser. Bila dibiarkan, satu sisi ban akan habis jauh lebih dulu. Pembahasan lengkap soal fungsi dan waktu spooring ada di artikel kami tentang spooring.

Sabtu: Tidak Pernah Rotasi Ban

Ban depan dan belakang bekerja berbeda, sehingga keausannya pun tidak sama. Rotasi berkala membagi keausan lebih rata antar ban. Banyak bengkel menyarankan sekitar setiap 10.000 km, tetapi pola yang tepat bergantung pada jenis penggerak dan ban. Tanyakan ke bengkel resmi untuk mobil Anda.

Minggu: Tidak Melihat Indikator Keausan

Di alur ban terdapat tonjolan kecil bernama tread wear indicator (TWI). Bila telapak sudah rata dengan tonjolan itu, ketebalannya sekitar 1,6 mm, batas minimum yang umum dipakai. Ban perlu diganti. Selain itu, cek juga retak, benjolan, dan tanda usia pada dinding ban.